Budae Jjigae, Sup Pedas Korea yang Gurih, Pedas, dan Penuh Sejarah

perjalanan.id – Siapa yang tidak kenal Budae Jjigae? Sup pedas khas Korea ini merupakan perpaduan unik antara bahan-bahan Barat dan rempah-rempah Korea yang kaya. Dengan kuah yang pedas menggugah selera, isian yang melimpah, dan rasa yang bikin nagih, Budae Jjigae telah menjadi salah satu makanan Korea paling populer di Indonesia.

Asal Usul Budae Jjigae

Budae Jjigae lahir pada masa Perang Korea (1950-an). Saat itu, pasokan makanan sangat terbatas. Warga setempat pun mencampurkan sisa-sisa makanan dari tentara Amerika Serikat — seperti spam, sosis, dan keju — dengan bahan lokal seperti kimchi, gochujang, dan ramen. Hasilnya adalah sup pedas yang kaya rasa dan mengenyangkan. Karena itulah, makanan ini disebut “Budae Jjigae” yang artinya “Sup Tentara”.

Ciri Khas Budae Jjigae

Cara Menikmati Budae Jjigae

Budae Jjigae paling nikmat dimakan saat masih mendidih. Tambahkan telur mentah atau telur orak-arik di akhir masakan untuk menambah kelembutan. Biasanya disajikan bersama nasi putih hangat dan banchan (lauk pendamping) khas Korea.

Variasi Budae Jjigae

Di Mana Bisa Menemukannya di Indonesia?

Budae Jjigae mudah ditemukan di restoran Korea di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya. Beberapa restoran bahkan menyajikan versi “all you can eat” yang sangat populer.

Resep Sederhana Budae Jjigae di Rumah

Bahan Utama:

Cara Membuat:

  1. Tumis bawang putih dan kimchi.
  2. Masukkan air dan bumbu (gochujang, kecap, dll).
  3. Masukkan spam, sosis, dan bahan lainnya.
  4. Terakhir masukkan ramen dan telur.
  5. Sajikan selagi panas.

Budae Jjigae bukan hanya makanan, melainkan juga cerita sejarah dan kreativitas masyarakat Korea di masa sulit. Kini, sup pedas ini telah menjadi salah satu kuliner Korea yang paling dicintai di Indonesia. Rasanya yang gurih-pedas dan isiannya yang melimpah membuat siapa pun ingin mencobanya lagi dan lagi.

Exit mobile version