Buroncong, Kue Tradisional Khas Makassar yang Gurih Manis dan Legendaris

Buroncong, Kue Tradisional Khas Makassar yang Gurih Manis dan Legendaris
  • PublishedMay 8, 2026

perjalanan.id – Buroncong (juga dikenal sebagai Baroncong atau Guroncong) adalah salah satu kue tradisional khas masyarakat Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan. Kue ini populer sebagai camilan sehari-hari dan sering ditemukan di pedagang pinggir jalan di Kota Makassar. Bentuknya yang unik berupa setengah lingkaran (seperti kerucut pipih) membuatnya mudah dikenali.

Buroncong mirip dengan kue pancong (Betawi), bandros (Sunda), atau gandos di Jawa, tetapi memiliki cita rasa dan tekstur khas yang berbeda karena pengaruh budaya Bugis-Makassar.

Ciri Khas Buroncong

  • Bentuk: Setengah lingkaran atau seperti “jungkir balik”, dibuat menggunakan cetakan khusus dari tanah liat atau besi.
  • Tekstur: Bagian luar agak garing dan kecokelatan, bagian dalam lembut dan berserat karena kelapa parut.
  • Rasa: Manis gurih dengan aroma santan dan kelapa yang kuat. Tidak terlalu manis sehingga cocok dinikmati hangat.

Bahan Utama

Bahan-bahan buroncong relatif sederhana dan mudah didapat:

  • Tepung terigu (atau campuran tepung terigu dan tepung beras)
  • Kelapa parut (biasanya kelapa agak muda)
  • Santan cair
  • Gula pasir
  • Telur
  • Garam
  • Vanili (opsional)
  • Baking powder atau fermipan (untuk versi yang mengembang)

Cara Membuat Buroncong

  1. Campur semua bahan hingga adonan halus dan tidak bergerindil.
  2. Panaskan cetakan buroncong, olesi dengan minyak atau mentega.
  3. Tuang adonan ke dalam cetakan, masak dengan api sedang hingga matang dan berwarna kecokelatan.
  4. Angkat dan sajikan selagi hangat.

Kue ini biasanya dimasak dengan cara “dibalik” (jungkir) agar matang merata di kedua sisi.

Sejarah dan Budaya

Buroncong sudah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bugis-Makassar. Dulu sering disajikan sebagai kudapan saat acara keluarga atau sebagai bekal perjalanan. Kini, buroncong menjadi salah satu ikon kuliner Makassar yang dicari wisatawan. Banyak penjual tradisional yang masih menggunakan cetakan tanah liat warisan turun-temurun.

Variasi Modern

  • Buroncong Pandan — ditambahkan ekstrak daun pandan untuk aroma dan warna hijau.
  • Buroncong Cokelat atau keju — variasi kekinian.
  • Versi tanpa telur (jadul) yang hanya pakai 3–4 bahan utama.

Di Mana Menikmati Buroncong?

Di Makassar, buroncong paling enak ditemukan di:

  • Kawasan Losari
  • Pasar tradisional
  • Pinggir jalan di sekitar Pantai Losari dan Panakkukang

Harganya sangat terjangkau, biasanya dijual per biji atau per bungkus.

Buroncong adalah bukti bahwa camilan sederhana berbahan lokal bisa menghadirkan kenangan yang mendalam. Gurihnya santan, manisnya gula, dan tekstur kelapa parut menciptakan perpaduan rasa yang sulit dilupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *