Stonehenge, Misteri Megalit Purba yang Memukau Dunia

Stonehenge, Misteri Megalit Purba yang Memukau Dunia
  • PublishedJune 17, 2026

perjalanan.id – Stonehenge adalah salah satu monumen prasejarah paling ikonik dan misterius di dunia. Terletak di dataran Salisbury Plain, Wiltshire, Inggris, lingkaran batu raksasa ini telah berdiri selama hampir 5.000 tahun dan terus memikat para arkeolog, sejarawan, serta wisatawan dari seluruh penjuru dunia.

Sejarah dan Pembangunan

Konstruksi Stonehenge tidak terjadi dalam satu waktu, melainkan berlangsung selama lebih dari 1.500 tahun, mulai sekitar 3000 SM hingga 2000 SM pada Zaman Neolitikum hingga Zaman Perunggu. Awalnya, situs ini berupa parit melingkar dan tanggul tanah. Baru kemudian ditambahkan batu-batu besar yang membentuk struktur yang kita kenal sekarang.

  • Batu Sarsen: Batu pasir besar yang membentuk lingkaran luar dan trilithon (gerbang batu). Beratnya bisa mencapai 25 ton per batu dan berasal dari West Woods, sekitar 25 km jauhnya.
  • Batu Biru (Bluestones): Batu-batu yang lebih kecil dengan warna kebiruan saat basah, berasal dari Preseli Hills di Wales, sekitar 225 km jauhnya.
  • Altar Stone: Batu pusat berat 6 ton yang baru-baru ini terbukti berasal dari Orcadian Basin di timur laut Skotlandia, lebih dari 700 km jauhnya. Penemuan ini mengubah pemahaman tentang jaringan sosial dan transportasi Neolitikum.

Cara pengangkutan batu-batu raksasa ini masih menjadi teka-teki. Teori populer menyebutkan penggunaan sled, roller kayu, perahu, atau bahkan bantuan glasial untuk sebagian perjalanan.

Fungsi dan Misteri

Tidak ada catatan tertulis dari pembangunnya, sehingga berbagai teori muncul:

  • Observatorium Astronomi: Batu-batu disusun selaras dengan matahari terbit dan terbenam saat solstice musim panas dan musim dingin. Pada musim panas, matahari terbit tepat di belakang Heel Stone.
  • Tempat Pemakaman dan Ritual: Puluhan sisa kremasi manusia ditemukan di situs ini, menunjukkan fungsi sebagai tempat penghormatan leluhur.
  • Monumen Persatuan: Teori terbaru menyebut Stonehenge dibangun untuk menyatukan berbagai kelompok masyarakat di Britania kuno, mengingat batu-batunya berasal dari berbagai wilayah yang jauh.

Status dan Kunjungan Saat Ini

Stonehenge ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO bersama Avebury sejak 1986. Pengelolaan dilakukan oleh English Heritage. Setiap tahun, ribuan orang berkumpul untuk merayakan Summer Solstice (sekitar 20-21 Juni), di mana akses bebas diberikan untuk menyaksikan matahari terbit di tengah lingkaran batu.

Fakta Menarik

  • Lebih tua dari Piramida Mesir.
  • Terdapat lebih dari 900 lingkaran batu serupa di Britania, tetapi Stonehenge adalah yang paling canggih secara arsitektur.
  • Penelitian terus berlanjut, termasuk penemuan lubang-lubang besar di sekitarnya yang mungkin menjadi batas suci.

Stonehenge bukan hanya tumpukan batu, melainkan bukti kecerdasan dan spiritualitas manusia purba yang luar biasa. Meski banyak misteri yang terungkap, daya tariknya tetap abadi. Jika berkesempatan ke Inggris, kunjungi situs ini untuk merasakan keajaiban sejarah secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *