Comme Chez Soi, Restoran Bintang 2 Michelin yang Menjadi Legenda Kuliner Belgia

Comme Chez Soi, Restoran Bintang 2 Michelin yang Menjadi Legenda Kuliner Belgia
  • PublishedNovember 14, 2025

perjalanan.id – Di jantung Brussels, tersembunyi di sebuah townhouse Art Nouveau yang elegan di Rue de la Loi, Comme Chez Soi berdiri sebagai mercusuar gastronomi Eropa sejak 1926. Restoran bintang 2 Michelin ini—yang berarti “seperti di rumah sendiri” dalam bahasa Prancis—menawarkan pengalaman makan yang intim, mewah, dan penuh kehangatan, di mana setiap hidangan adalah karya seni yang dibuat dengan presisi dan cinta. Pada 2025, di bawah kepemimpinan chef Lionel Rigolet (cucu pendiri Georges Cuvelier), Comme Chez Soi tetap mempertahankan gelar Michelinnya dengan menu degustasi yang menggabungkan tradisi Belgia, teknik Prancis, dan inovasi modern. Harga menu tasting mulai €185 (sekitar Rp3,2 juta) untuk 5 course, dengan wine pairing tambahan €120—investasi yang layak untuk pengalaman yang sering disebut “momen hidup” oleh tamu dari seluruh dunia. Di Indonesia, nama Comme Chez Soi sering jadi inspirasi bagi fine dining seperti di Jakarta’s Namaaz Dining atau Bali’s Locavore, meski belum ada cabang resmi.

Sejarah: Dari Dapur Rumah ke Ikon Michelin

Comme Chez Soi lahir dari mimpi sederhana Georges Cuvelier, seorang tukang daging yang membuka restoran kecil di Brussels pada 1926 bersama istrinya, Jeanne. Awalnya hanya 12 kursi, dengan konsep “seperti makan di rumah”, Cuvelier fokus pada bahan lokal segar dan teknik klasik Prancis. Pada 1930-an, restoran pindah ke lokasi saat ini—gedung bergaya Art Nouveau karya arsitek Paul Hamesse—dengan interior kayu mahoni, lampu kristal, dan mural dinding yang masih asli hingga kini.

Michelin pertama diraih pada 1953, bintang kedua pada 1979 di bawah Pierre Wynants (menantu Cuvelier). Wynants pensiun pada 2006, menyerahkan tongkat estafet ke Lionel Rigolet, yang mempertahankan bintang 2 hingga 2025. Restoran ini juga jadi anggota Les Grandes Tables du Monde, jaringan elite 170 restoran dunia.

Filosofi Kuliner: Tradisi, Inovasi, dan Kehangatan

“Comme Chez Soi” bukan sekadar nama—ia adalah janji. Rigolet menjelaskan: “Kami ingin tamu merasa seperti pulang ke rumah, tapi dengan hidangan yang tak pernah mereka bayangkan.” Filosofi ini tercermin dalam:

  • Bahan Lokal: Truffle hitam dari Ardennes, udang North Sea, asparagus Mechelen.
  • Teknik Klasik: Saus reduction, poaching sempurna, plating presisi.
  • Sentuhan Modern: Molecular gastronomy halus, seperti foam atau gel untuk tekstur baru.

Restoran hanya buka Rabu–Sabtu, makan malam saja, dengan maksimal 35 tamu per malam—memastikan perhatian penuh.

Menu Ikonik: Hidangan yang Menjadi Legenda

Menu berubah musiman, tapi beberapa signature tetap abadi:

Hidangan Deskripsi Harga Estimasi (2025)
Homard à l’Armoricaine Lobster Breton poach dengan saus tomat-herb klasik, disajikan dengan nasi pilaf. €95 (à la carte)
Filet de Chevreuil Daging rusa liar dengan saus poivrade, puree kastanye, dan cranberry. €78
Pigeon Anjou Merpati panggang dengan foie gras, truffle, dan jus reduction. €82
Soufflé au Chocolat Soufflé cokelat panas dengan es krim vanila Bourbon—wajib dessert. €28
Menu Dégustation (5/7 course) Pilihan chef, termasuk amuse-bouche dan mignardises. €185 / €235

Wine list mencakup 1.500 label, dengan sommelier yang membantu pairing—contoh: Sauternes dengan foie gras.

Pengalaman Mengunap: Intim, Elegan, dan Tak Terlupakan

Dari pintu masuk, tamu disambut seperti keluarga: Mantel digantung, kursi ditarik, dan champagne disajikan. Ruangan utama dengan 8 meja, dapur terbuka di belakang kaca, memungkinkan tamu melihat Rigolet bekerja. Layanan oleh 12 staf (rasio 1:3) penuh perhatian tapi tak kaku—contoh: Chef keluar untuk menjelaskan hidangan.

Dress code smart casual; durasi makan 2–3 jam. Ulasan Michelin 2025: “Keanggunan klasik yang tak lekang waktu, dengan inovasi yang tak pernah mengkhianati akar.”

Tips Reservasi dan Kunjungan

  1. Booking: Wajib 1–3 bulan sebelumnya via situs resmi atau Resy; penuh untuk akhir pekan.
  2. Waktu Terbaik: Rabu/Kamis untuk suasana lebih tenang.
  3. Budget: Hitung €300–400/orang dengan wine; menu lunch (Jumat) lebih murah €150.
  4. Akses: 10 menit jalan dari Grand Place; parkir valet tersedia.
  5. Alternatif: Jika penuh, coba sister restaurant Sea Grill (2 Michelin, seafood fokus).

Comme Chez Soi bukan sekadar restoran—ia adalah warisan hidup dari seni makan Prancis-Belgia, di mana setiap suapan adalah cerita, setiap gelas wine adalah puisi. Di tahun 2025, ketika fine dining semakin digital dan cepat, Comme Chez Soi tetap setia pada kehangatan “rumah sendiri”—membuat tamu merasa spesial, bukan sekadar pelanggan. Jika ke Brussels, satu malam di sini wajib. Reservasi sekarang di comchezsoi.be. Comme Chez Soi: Di mana makanan bertemu jiwa, dan rumah terasa seperti surga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *