Bakken, Taman Hiburan Tertua di Dunia yang Tersembunyi di Hutan Copenhagen

Bakken, Taman Hiburan Tertua di Dunia yang Tersembunyi di Hutan Copenhagen
  • PublishedNovember 28, 2025

perjalanan.id – Bayangkan sebuah taman hiburan di mana wahana roller coaster kayu berusia hampir seabad berdiri berdampingan dengan rusa liar yang berkeliaran bebas di hutan purba. Di sinilah Bakken—atau secara resmi Dyrehavsbakken—menyimpan pesonanya. Terletak di selatan Dyrehaven (hutan rusa Jægersborg, situs Warisan Dunia UNESCO), sekitar 10 km utara pusat Copenhagen, Denmark, Bakken bukan sekadar atraksi wisata. Ia adalah potret hidup dari sejarah hiburan Eropa sejak abad ke-16, menarik 2,5–2,9 juta pengunjung setiap tahunnya, menjadikannya destinasi kedua terpopuler di Denmark setelah Tivoli Gardens. Gratis masuk, tapi tiket wahana dibeli terpisah, Bakken buka dari April hingga Agustus (dan event khusus seperti Halloween atau Natal), menawarkan campuran nostalgia, adrenalin, dan keajaiban alam.

Asal-Usul Ajaib: Dari Sumber Air Ajaib ke Taman Hiburan

Bakken lahir pada 1583, ketika Kirsten Piil menemukan sumber air alami di Dyrehaven—sebuah hutan kerajaan yang kaya akan rusa dan pepohonan ek berusia ratusan tahun. Saat itu, air Copenhagen tercemar parah, sehingga warga berbondong-bondong ke sumber ini yang dipercaya punya khasiat penyembuh. Kerumunan musim panas ini menarik pedagang, seniman, dan hiburan rakyat, yang akhirnya berevolusi menjadi taman hiburan permanen. Pada abad ke-19, wahana modern mulai muncul, tapi esensi “Bakken” (artinya “bukit”) tetap: tempat keluarga, pasangan muda, dan lansia berkumpul di alam terbuka.

Hutan Dyrehaven sendiri adalah Par Force Hunting Landscape, dibangun pada abad ke-17 oleh Raja Christian V untuk berburu. Kini, sebagai UNESCO World Heritage sejak 2019, ia melindungi 1.000 hektar hutan dengan jalur berburu bersejarah. Bakken, yang hanya 600 meter dari stasiun S-train Klampenborg, terasa seperti rahasia tersembunyi—hanya 10 menit dari pusat kota, tapi seperti dunia lain.

Ambiance yang Nostalgis: Hutan, Wahana, dan Suara Tawa

Masuk ke Bakken seperti melangkah ke masa lalu yang hidup. Dikelilingi pepohonan hijau lebat dan rusa yang sesekali muncul di pinggir jalur, taman ini penuh dengan bangunan kayu bergaya abad ke-19, tenda sirkus berwarna-warni, dan aroma permen kapas serta hot dog Denmark. Suasananya santai tapi meriah: musik live di panggung terbuka, badut Pierrot yang sudah ikonik sejak 200 tahun lalu menghibur anak-anak, dan pub tradisional menyajakan bir lokal. Di musim panas, keluarga piknik di rumput; di Halloween (Harvest Week), labirin jerami dan hantu ramah menakuti dengan manis; sementara Natal membawa lampu-lampu dan salju buatan.

Rating 4,5/5 di Tripadvisor dari ribuan ulasan memuji keunikan ini: “Lebih tenang dari Tivoli, tapi sama serunya—dan gratis masuk!” Banyak pengunjung bilang, “Ini seperti pesta keluarga Denmark yang tak pernah berakhir.” Park ini ramah anak, dengan area khusus untuk balita, dan akses mudah via transportasi umum—ideal untuk hari libur tanpa keramaian kota.

Wahana dan Atraksi: Adrenalin Klasik Bertemu Modern

Bakken punya 30+ wahana, tapi yang ikonik adalah lima roller coaster-nya, termasuk Rutschebanen—roller coaster kayu tertua di Eropa yang dibangun 1932. Dengan tiket harian Rp 300.000–400.000 (termasuk unlimited rides), berikut highlight 2025:

  • Rutschebanen (The Mountain Track): Naik kereta kayu curam 20 meter, lalu meluncur 900 meter dengan kecepatan 60 km/jam. Sensasi vintage yang bikin jantung berdegup—tapi aman, dikelola sejak era Depresi.
  • Skywalk: Wahana gantung modern dengan pemandangan hutan Dyrehaven dari ketinggian 30 meter.
  • Jungle Rally: Safari mobil mini melewati “hutan liar” dengan efek suara hewan.
  • Teater Anak: Pertunjukan Pierrot dan sirkus gratis, plus workshop face painting.

Selain wahana, ada 40+ game seperti shooting gallery dan bumper cars, plus makanan khas: smørrebrød (roti terbuka), hot dog dengan rempah, dan es krim artisan. Untuk dewasa, bar dengan live jazz dan bir craft jadi spot santai setelah hari penuh tawa.

Mengapa Harus ke Bakken? Alasan untuk Kunjungi di 2025

Di era taman hiburan digital, Bakken unggul karena keasliannya: bukan cuma wahana, tapi pengalaman budaya Denmark yang inklusif dan terjangkau. Cocok untuk keluarga (banyak aktivitas gratis), pasangan (piknik romantis di hutan), atau solo traveler (jalan-jalan tenang). Harga kompetitif—tiket wahana mulai Rp 50.000—dan lokasi dekat Copenhagen membuatnya sempurna untuk day trip. Ulasan 2025 memuji event musiman seperti Pentathlon (lomba keluarga) dan Bakkens Food Tour. Jika Anda bosan dengan Disneyland yang mewah, Bakken adalah “hiburan rakyat” yang hangat dan timeless.

Reservasi tak diperlukan (gratis masuk), tapi cek jadwal via situs resmi untuk event khusus. Dari Copenhagen Central, naik S-train ke Klampenborg (15 menit), lalu jalan kaki 10 menit melewati hutan indah.

Bakken bukan taman hiburan terbesar atau tercanggih, tapi ia adalah yang tertua dan paling berjiwa—bukti bahwa kesenangan sejati lahir dari alam dan komunitas, bukan teknologi. Di tengah Dyrehaven yang hijau, Bakken mengajak Anda kembali ke akar hiburan: tawa bersama keluarga, adrenalin sederhana, dan rasa syukur atas sumber air yang memulai semuanya. Kunjungi sekali, dan Anda akan mengerti mengapa orang Denmark kembali ke sini generasi demi generasi. Selamat bersenang-senang di bukit ajaib ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *