Christopher Coutanceau, Chef-Pêcheur Bintang Tiga Michelin yang Cinta Lautan
perjalanan.id – Christopher Coutanceau adalah salah satu chef Prancis paling berpengaruh di dunia kuliner saat ini. Lahir pada 12 Oktober 1978 di La Rochelle, Charente-Maritime, Prancis, ia dikenal sebagai “cuisinier-pêcheur” (chef-nelayan) yang mengabdikan hidupnya untuk masakan berbasis seafood berkelanjutan. Restorannya, Restaurant Christopher Coutanceau, yang terletak di tepi Pantai La Concurrence di La Rochelle, telah meraih tiga bintang Michelin pada tahun 2025, menjadikannya salah satu destinasi gastronomi terbaik di dunia.
Latar Belakang dan Perjalanan Karier
Christopher adalah putra kedua dari chef legendaris Richard Coutanceau dan Maryse Coutanceau, yang mendirikan restoran keluarga pada 1980-an dan meraih dua bintang Michelin. Sejak kecil, ia tumbuh di lingkungan laut: sering memancing bersama kakeknya, André, dan membantu neneknya memasak hasil tangkapan hari itu.
Ia menempuh pendidikan di Lycée Hôtelier de La Rochelle, lalu magang di bawah bimbingan maestro seperti Michel Guérard, Ferran Adrià di El Bulli, dan Joël Robuchon. Pada 2000, ia membuka restoran pertamanya sendiri di La Rochelle. Tahun 2002, ia bergabung dengan ayahnya, dan sejak 2007, bersama mitra Nicolas Brossard (maître de maison), ia mengambil alih sepenuhnya dan mengubah nama menjadi Restaurant Christopher Coutanceau.
Filosofi Kuliner: Ode kepada Lautan yang Berkelanjutan
Masakan Christopher berfokus pada seafood segar dari Atlantik, dengan penekanan kuat pada keberlanjutan. Ia secara pribadi atau timnya setiap pagi mengunjungi pelelangan ikan di La Rochelle untuk memilih bahan terbaik dari nelayan lokal. Ia menentang pemborosan dan mempromosikan penangkapan ikan artisanal yang ramah lingkungan.
Hidangannya delicate, iodized (beraroma laut), dan kreatif – seperti scallop pithiviers musiman atau variasi langoustine dengan kaviar. Pastry chef Benoît Godillon melengkapi dengan dessert ringan yang seimbang. Restoran ini juga masuk peringkat tinggi di La Liste (peringkat 6 dunia) dan menjadi anggota Relais & Châteaux.
Selain restoran utama, ia memiliki bistro La Yole de Chris dan kolaborasi di Hotel Christopher St Barth, di mana ia menghadirkan masakan laut ke Karibia.
Prestasi dan Pengaruh
- Tiga bintang Michelin sejak 2025 (sebelumnya dua bintang).
- Buku masak: Christopher Coutanceau, cuisinier-pêcheur (2018).
- Kemitraan dengan brand seperti Blancpain, yang menghargai komitmennya pada laut.
Christopher Coutanceau bukan hanya chef, tapi juga aktivis lingkungan yang membuktikan bahwa haute cuisine bisa selaras dengan alam. Bagi pecinta seafood, kunjungan ke restorannya adalah pengalaman tak terlupakan dengan pemandangan samudra Atlantik yang memukau.
Di tahun 2026 ini, namanya semakin bersinar sebagai simbol gastronomi Prancis modern yang bertanggung jawab!